Kamis, 19 Mei 2022
spot_img
BerandaSosokJaka Cahyana: Sekedar Pintar Saja Belum Cukup, Harus Dibarengi Loyalitas dan Integritas

Jaka Cahyana: Sekedar Pintar Saja Belum Cukup, Harus Dibarengi Loyalitas dan Integritas

Memberikan rasa nyaman kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), baik secara fisik maupun psikis, menjadi kewajiban bagi Rumah Tahanan Negara (Rutan), termasuk Rutan Kelas IIB Bantul.

Oleh karena itu, menjalin komunikasi dan koordinasi dengan petugas maupun WBP harus dilakukan. Dengan itu, maka hubungan harmonis dapat terjalin. Inilah yang dilakukan Jaka Cahyana selaku Kepala Kesatuan pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kelas IIB Bantul.

Guna mewujudkan kenyamanan WBP itu, dia rutin mengelilingi blok hunian warga binaan pemasyarakatan. Jaka mengajak mereka berinteraksi secara langsung, serta merangkul Warga Binaan Pemasyarakatan dengan humanis.

Di samping melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan yang menjaga keamanan dan ketertiban Rutan, Jaka Cahyana juga senantiasa melakukan kolaborasi dan sinergitas dengan aparat penegah hukum lain.

Hal ini untuk menjunjung tinggi komitmen Pemasyarakatan Maju dengan 3 kunci, sebagaimana gagasan oleh Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham. Yakni, deteksi dini, pemberantasan narkoba, dan bersinergi dengan aparat penegak hukum.

“Untuk mewujudkan ketiga poin Pemasyarakatan Maju, kita selalu bekerja sama dengan aparatur penegak hukum terkait seperti TNI/POLRI dan BNN untuk melakukan penggeledahan rutin pada kamar hunian WBP, melakukan pengecekan sarana dan prasarana, serta memperketat penjagaan di P2U,” ujar Jaka.

Dalam upaya memberantas narkoba di lingkup Pemasyarakatan, Rutan Kelas II B Bantul mendapatkan beberapa pencapaian. Salah satunya apresiasi dan penghargaan dari BNN karena berhasil mendeklarasikan Rutan Bersih dari Narkoba (Rutan Bersinar) pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni 2021 lalu.

Hal itu diakui Kakanwil Kemenkumham D.I.Yogyakarta, Budi Argap Situngkir bahwa deklarasi tersebut sebagai bukti nyata Rutan Kelas II B Bantul memiliki komitmen yang baik dalam mencegah peredaran dan penggunaan Narkoba sehingga dapat mewujudkan Rutan yang bebas dari narkoba.

Disamping berhasil mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, Rutan Kelas II B Bantul dapat menciptakan suasana di dalam hunian yang kondusif, tertib dan aman.

Hal itu terbukti dengan berjalannya laporan kelengkapan penghuni pada saat apel bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang dimaksudkan untuk melatih tanggungjawab, menumbuhkan kedisiplinan dan ketertiban pada masing-masing WBP.

“Saat ini Rutan Kelas IIB Bantul telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK ) dan sedang berproses untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” timpalnya lagi.

Kemudian, dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi, bersama dengan jajaran pegawai Rutan Kelas II B Bantul, Jaka Cahyana sedang memanifestasikan inovasi yang berbasi teknologi informasi untuk mendukung dan memudahkan kinerja petugas keamanan di Rutan Kelas II B Bantul, serta memastikan isu gangguan keamanan dan ketertiban supaya dapat ditangani dan dicegah dengan sebagaimana mestinya.

Dengan adanya inovasi tersebut, diharapkan dapat bermanfaat dan memiliki nilai guna yang dapat digunakan untuk seluruh UPT Pemasyarakatan dan bukan hanya dilingkup Rutan Kelas II B Bantul saja.

Selain itu, sebagai seorang pemimpin yang menggunakan seni dalam menggerakkan orang lain dan mengatur jalannya pelaksanaan keamanan dan ketertiban, Jaka Cahyana memegang semboyan atau filosofi Jawa “memayu hayuning sasomo”. Itu memiliki arti melestarikan atau menjaga kelestarian hidup dengan sesama, hal itu juga berarti tidak hanya menjaga Warga Binaan Pemasyarakatan dalam menjalani masa pidananya dan tidak melarikan diri dari Rutan saja.

Akan tetapi mengimplementasikan pengembalian hidup, kehidupan dan penghidupan Warga Binaan Pemasyarakatan agar dapat kembali dan diterima kedalam masyarakat, serta bermanfaat di dalam masyarakat.

“Menurut saya menjadi seorang KPR sekedar pintar saja belum cukup, namun harus dibarengi dengan loyalitas dan integritas yang tinggi, ditambah lagi harus peka, jeli dan jangan mudah berpuas diri atas capaian yang telah diraih,” tutup Jaka. (G. Panjaitan)

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU