Kamis, 19 Mei 2022
spot_img
BerandaSrikandiNi Luh Kayan Della Martya Dewi, Jalani Profesi Sambil Terus Kembangkan Diri

Ni Luh Kayan Della Martya Dewi, Jalani Profesi Sambil Terus Kembangkan Diri

Terjun ke dunia Hukum dan Ham sebenarnya bukan hal yang mudah bagi Ni Luh Kayan Della Martya Dewi. Terang saja, perempuan yang kini menjabat sebagai sekretaris pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Bali menekuni bidang ilmu yang berbeda saat di bangku kuliah dahulu. Ya, Della, begitu ia akrab disapa merupakan ahli madya (DIII) jurusan keperawatan.

Kiprahnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) diawali dari lolos selesksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2017. Della kemudian ditempatkan sebagai penjaga tahanan di lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Denpasar. Selang dua tahun kemudian (2019) dirinya dipindahtugaskan ke Bagian Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) sebagai staf. Lantas, di tahun 2020 hingga kini, Della pun mendapat kesempatan untuk menjabat sebagai sekretaris pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali.

Setiap harinya Della bertanggung jawab mengelola administrasi pimpinan, mempersiapkan kebutuhan pimpinan, menyusun agenda dan mengkoordinasikan agenda pimpinan, beserta dengan kedua rekannya. Selain itu dirinya juga harus sigap mempersiapkan bahan rapat yang diperlukan pimpinan.

Della bertutur, pekerjaannya saat ini adalah satu dari tiga mimpi besarnya yang ia tulis pada kertas dan ditempel di cermin. Fungsinya agar setiap hari saat bercermin dirinya termotivasi untuk mencapai mimpi-mimpinya, termasuk jabatan sebagai sekretaris pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali.

“Tulisannya Saya tempel di tempat saya biasa bercermin dan salah satunya adalah pekerjaan saya saat ini (terinspirasi dari buku The Secret by Rhonda Byrne),” tutur perempuan kelahiran Bukicatu, Bali 12 Maret 1990 ini.

Meskipun tidak sejalan dengan bidang ilmu yang ditekuni, Della tidak patah arang. Dirinya tekun belajar banyak hal baru terkait dunia Hukum dan HAM serta jabatannya saat ini. Della pun kini tengah menempuh pendidikan S1 Hukum di salah satu Universitas di Bali sebagai upaya pengembangan dirinya.

“Saya sangat menikmati pekerjaan saya. Sangat enjoy! Ya, awalnya memang berat. Sebagai sekretaris pimpinan saya harus menguasai semua hal baik administratif maupun teknis dari setiap divisi. Seiring berjalannya waktu dan belajar dari senior di setiap divisi, saya dapat menjalankan tugas ini dengan baik,” ujarnya.

Selama menjalankan tugas sebagai sekretaris pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Della lebih sering merasakan pengalaman suka dan menarik. Salah satunya adalah kebiasaan dari pimpinan yang kerap mengajak para ajudan serta sekertarisnya untuk bersepeda setiap Sabtu pagi.

“Hal ini sangat berkesan bagi saya karena di tengah jadwal pimpinan yang padat, beliau masih perhatian dan meluangkan waktu untuk berolahraga bersama kami. Disamping itu juga Kebetulan saya sangat suka bersepeda,” imbuhnya.

Sama halnya dengan pimpinan, jadwal harian Della pun bisa dipastikan juga sibuk. Beruntung sang suami, Gede Agus Saputra juga bertugas di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengerti akan hal itu dan saling mendukung satu sama lain. Sedikit banyak Agus serta kedua putrinya Kimberly serta Ivanna sudah paham betul dengan peran dan profesi yang Della emban.

“Saya membagi waktu biasanya pagi kerja seperti biasa, lalu pulang ke rumah bermain dengan anak. Malamnya menemani anak belajar, mengenal huruf, membaca dan menulis. Setiap satu atau dua minggu sekali, saya berusaha menyempatkan waktu mengunjungi orang tua kami di kampung,” terang Della.

Bakat Terpendam di Dunia Fashion

Di balik kesigapannya menjalani tugas sebagai istri, ibu dua puteri serta sekretaris pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, ternyata Della punya minat yang besar terhadap dunia fashion, khususnya kebaya dan seni tata rias wajah.

“Dari tiga cita-cita yang saya sebut (tempel di cermin) sebelumnya, selain pekerjaan saya saat ini, saya ingin berada di industri fashion. Hobi saya menjahit dan saya sangat suka segala sesuatu yang berhubungan dengan fashion kebaya serta MUA,” papar Della.

Untuk menyalurkan minat dan bakatnya tersebut, Della meluangkan waktu untuk ambil bagian dalam serangkaian kursus, mulai dari menjahit kebaya, tata rias menjadi MUA hingga akhirnya berpartisipasi di beberapa fashion show. Beruntung, kecintaannya pada dunia fashion kebaya dan tata rias bisa terwujud berupa butik yang dimilikinya. Butik mungil tersebut khusus melayani rental kebaya serta MUA untuk kepeluan wisuda, prewedding maupun wedding.

“Bagi saya ‘Life isn’t about finding your self, life is about creating your self’. Saya percaya dengan usaha dan kerja keras saya menciptakan diri saya yang sekarang ini,” pungkas Della soal pencapaian hidupnya saat ini.  (Angelina)

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU