Kamis, 8 Desember 2022
spot_img
BerandaSrikandiBripda Putri Rusdayani, Polwan Cantik asal Sumut dengan Segudang Prestasi

Bripda Putri Rusdayani, Polwan Cantik asal Sumut dengan Segudang Prestasi

Polisi wanita atau biasa disingkat Polwan selalu menjadi perhatian khalayak ramai. Sebab, seragam yang dikenakan membuat para Polwan ini tampak wibawa. Tak hanya itu, baju dinas berwarna coklat tersebut juga menjadikan para Polwan terlihat anggun dan cantik.

Artinya, dengan kehadiran Polwan di tengah masyarakat, sedikit banyak polisi telah berhasil menjadi pribadi yang menyenangkan dan ramah. Apalagi, sejumlah prestasi pun kerap dilahirkan dari segelintir sosok Polwan. Mereka memiliki prestasi di bidang-bidang lain seperti olahraga.

Salah satunya adalah Bripda Putri Rusdayani. Masih muda, cantik dan tapi banyak prestasi di bidang olahraga Taekwondo. Putri dari pasangan Rustam Effendi dan Leni Handayani ini pernah meraih Juara I pada Open Tournament Tritech Cup 2015, Juara I Piala Kapolres Asahan 2016, Juara I dan Pemain Terbaik Junior Putri Open Tournament Komando Cup 2017, Juara I dan Pemain Terbaik Junior Putri Piala Gubernur Sumatera Utara tahun 2017.

Kemudian, Juara III Kejuaraan Nasional Taekwondo 2017 Ambassador Korea Cup Road to Asean Games hingga Juara I dan Pemain Terbaik Senior Putri Piala Gubernur Sumatera Utara tahun 2018.

Wajar, Polda Sumatera Utara (Sumut) patut berbangga hati, memiliki seorang anggota Polwan yang kesehariannya bertugas sebagai Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polda Sumut.

Bahkan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga dibuat kagum oleh Putri Rusdayani ini, ketika dirinya menunjukkan kebolehan di depan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

“Bripda Putri turut menunjukkan kebolehannya di sela-sela pertemuan saya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut,” tulis Edy melalui akun Instagram miliknya.

Kerap Diajak Ayah Tonton Pertandingan

Gadis berusia 22 tahun ini mengaku mengenal dengan olahraga taekwondo pada 2013, oleh ayahnya bernama Rustam Effendi yang juga mantan atlet taekwondo. Putri pun kerap diajak ayahnya menonton pertandingan dan ke lokasi latihan taekwando.

“Awalnya, hanya mengajak saya ke pertandingan-pertandingan dan ke tempat latihan-latihan. Lama-lama saya jadi suka dan ingin mencoba,” ungkapnya, Rabu (28/9/2022).

Sejak itu, tepatnya pada 2013 silam, anak pertama dari dua bersaudara ini mulai menggeluti dunia taekwando. Putri pun mulai berlatih dan ikut kejuaraan. Alhamdulillah, dari tangan “Alhamdulillah, kejuaraan pertama saya juga saat usia saya 13 tahun dan mendapatkan medali perunggu,” jelasnya.

Sejak mulai berlatih, ayahnya yang saat ini menjadi pengurus taekwando di Kabupaten Deliserdang mendukung sang putri untuk menggeluti olahraga beladiri itu. “Orangtua sangat mendukung, walaupun beliau tidak memaksa saya untuk mengikuti jejaknya,” ucapnya.

Selama menggeluti olahraga ini, Putri menyebutkan hal yang sangat menarik baginya adalah ketika namanya dipanggil pada kejuaraan yang dimenangkannya. Namun anak buah Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak ini juga pernah merasa kecewa terhadap dirinya apabila gagal meraih juara dalam suatu pertandingan.

“Kecewa terhadap diri sendiri pernah, kalau gagal dalam pertandingan,” ungkap Polwan berhijab ini.

Motivasi

Alumni SMA Swasta Mulia Medan ini memiliki motivasi meraih gelar kejuaraan taekwando sebanyak-banyaknya. Sehingga Putri bisa mengharumkan nama Polda Sumut ke mancanegara.

“Mencari prestasi dan pastinya bisa banggakan kedua orangtua saya,” harapannya.

Wanita yang berkediaman di Jalan Pasar Kecil No 94 Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, ini melihat perkembangan taekwando di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumut sudah sangat baik.

“Kemudian atlet-atlet yang berpotensi juga sekarang sudah banyak. Bisa mewakili Sumatera Utara bahkan Indonesia pada event-event nasional maupun internasional,” sebutnya.

Putri mengaku kalau para pimpinan Polda Sumut sangat mendukung dirinya dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga. “Mendukung, memberikan support kepada para atlet, bukan saya saja, bahkan atlet-atlet lainnya yang berada di Polda Sumut,” sebutnya.

Meski sibuk menjalan tugas utamanya sebagai anggota Polri, Bripda Putri Rusdayani tetap meluangkan waktunya untuk latihan taekwondo.

“Apabila ada waktu luang saya menyempatkan diri untuk berlatih mandiri. Kalau waktu tidak menentu, apabila ada waktu luang saja,” tutupnya.

Seperti diketahui, tepat pada 1 September 2022 kemarin, keberadaan Polwan di Indonesia telah menginjak usia ke 74 tahun. Selama rentang waktu tersebut, peran Polwan pun semakin berkembang bahkan sudah menjadi bagian yang penting dalam tubuh institusi Polri.

Pada tahun ini, Hari Jadi Polwan diperingati dengan mengusung tema “Polri Yang Presisi, Polwan Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh”. Hal ini pun menunjukkan, jika tugas Polwan ke depannya akan semakin dibutuhkan, bahkan pada posisi yang strategis. (Sal)

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU