Kamis, 19 Mei 2022
spot_img
BerandaBeritaPresiden Jokowi: Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat

Presiden Jokowi: Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat

Jakarta-Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan upaya meningkatkan taraf hidup rakyat. Presiden Jokowi sapaan akrab Joko Widodo menegaskan, bahwa pandemi tidak boleh menghentikan upaya-upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup rakyat.

Dia menegaskan itu, saat memberikan sambutan pada HUT ke-49 PDI Perjuangan, Senin (10/01/2022). Jokowi hadir secara virtual dari Istana Negara.

Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan indeks pembangunan manusia Indonesia. Pada tahun 2020 berada pada level 0,54.

“Alhamdulillah, human capital index kita juga mengalami kenaikan cukup baik. Dari 0,52 pada 2017 menjadi 0,54 pada 2020, dan ini akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Presiden juga memaparkan, pemerintah terus meningkatkan upaya penanganan stunting. Pada 2021, pemerintah berhasil menurunkan angka stunting menjadi 24,4 persen.

“Masalah stunting yang menjadi tantangan besar sumber daya manusia unggul kita, SDM unggul kita, terus kita turunkan. Alhamdulillah angka stunting 2021 turun menjadi 24,4 persen dari yang sebelumnya 37,2 persen tujuh tahun yang lalu,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga terus menjamin akses terhadap pendidikan terutama bagi masyarakat kurang mampu. Presiden menegaskan, bahwa pemerintah akan terus melanjutkan pemberian bantuan bagi pelajar mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

“Misalnya untuk tahun 2021, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan anggaran sebesar Rp11 triliun untuk 21 juta siswa seluruh tanah air. KIP Kuliah anggarannya sebesar Rp9,4 triliun juga kepada 1,1 juta mahasiswa seluruh tanah air pada 2021,” terangnya.

Kemudian, pemerintah juga menjalankan Program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar untuk menciptakan SDM unggul. Yakni, menyediakan magang bersertifikasi pada perusahaan-perusahaan ternama.

“Tahun yang lalu 50 ribu peserta dan tahun ini kita targetkan 150 ribu peserta. 40 persen dari peserta magang adalah talenta-talenta digital yang ingin kita siapkan,” ujarnya.

Selain itu, pendidikan karakter dan pendidikan budi pekerti juga menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Jokowi menekankan, semua pihak harus bersama-sama memperkokoh pendidikan Pancasila yang dibumikan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.(Mursal)

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU