Kamis, 19 Mei 2022
spot_img
BerandaBeritaKematian Kasus Omicron Pertama di Indonesia

Kematian Kasus Omicron Pertama di Indonesia

JakartaKementerian Kesehatan mengungkapkan kematian kasus Omicron pertama di Indonesia. Dua pasien corona varian baru, Omicron meninggal dunia. Pasien tersebut meninggal lantaran memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta.

“Kedua pasien tersebut memiliki komorbid,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, melansir keterangan tertulisnya, Sabtu (22/1/2022). 

Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, satu pasien meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat. Sedangkan, satu pasien lagi meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

“Satu pasien kasus transmisi lokal meninggal di Ciputat dan satu lagi pelaku perjalanan luar negeri meninggal di RSPI Sulianti Saroso,” jelasnya.

Selain menyampaikan pelaporan kematian kasus konfirmasi Omicron pertama di Indonesia. Siti Nadia Tarmizi juga mewanti-wanti, bahwa kenaikan kasus penyebaran Covid-19 signifikan hari ini mencapai 3.205 kasus. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 4.283.453 kasus. 

“Di mana sejak 16 Desember 2021 hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kasus varian Omicron di Indonesia hingga 21 Januari 2022 berjumlah 1.161 kasus.

“Total sejak 15 Desember secara kumulatif jumlah kasus Omicron yang kita temukan itu ada 1.161,” kata Nadia dalam acara virtual bejudul: Superimmunity on COVID-19: Whats and How?”,Sabtu (22/1/2022).

Nadia mengungkapkan, bahwa kasus Omicron paling banyak terjadi pada pelaku perjalanan luar negeri. Yakni sebanyak angka 831 kasus. Sedangkan transmisi lokal berjumlah 282. Lalu masih ada 48 kasus  belum diketahui asal penularannya.

Meski begitu, Siti Nadia Tarmizi juga menyampaikan, bahwa pemerintah terus melakukan berbagai upaya dalam antisipasi penyebaran Omicron di Indonesia.

Beberapa di antaranya mulai dari menggencarkan 3T (testing, tracing, treatment), peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan Covid-19 di rumah sakit.(Bram)

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU