Free Porn
xbporn
Minggu, 31 Agustus 2025
spot_img
spot_img
BerandaPengabdianFernanda Eka Putra Sidabutar “Sepuluh Ribu Teman Itu Kurang, Satu Musuh Terlalu...

Fernanda Eka Putra Sidabutar “Sepuluh Ribu Teman Itu Kurang, Satu Musuh Terlalu Banyak”

Fernanda Eka Putra Sidabutar memulai karir di keluarga besar Kemenkumham setelah lulus Akademi Imigrasi (Angkatan 15) dimana setelahnya dia di-BKO-kan di Kantor Imigrasi Bekasi selama 8 bulan, kemudian mendapatkan SK pertama menjadi pejabat imigrasi di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali.

Selama 3 tahun dia berkarir di Pulau Dewata, dimana 2 tahun dihabiskannya sebagai penyidik bagian intelijen dan penindakan keimigrasian, serta 1 tahun sebagai asisten SPV pada bidang pendaratan dan izin masuk keimigrasian.

Selanjutnya Fernanda ditugaskan sebagai protokol kementerian selama 2 tahun. Dan dari awal tahun 2020 sampai saat ini menjadi ajudan Menteri Hukum dan HAM. “Prosesnya cukup panjang sampai akhirnya saya menjadi ajudan Menkumham,” tutur Fernanda.

Awal mula, dirinya direkomendasikan para senior alumni Akademi Imigrasi yang lebih dulu menjadi ajudan Menkumham.

“Pada saat itu ada 3 nama yang diajukan, termasuk saya, yang kemudian diseleksi oleh Kepala Biro Umum dan Kepala Biro Kepegawaian dengan menilai pengamatan fisik dan keterampilan,” katanya.

Fernanda menjelaskan beberapa kriteria yang harus dipenuhi, antara lain memiliki kinerja yang baik dan tidak memiliki catatan hukuman disiplin selama bertugas, lebih baik lagi apabila memiliki prestasi kerja di lapangan, dan diutamakan yang sebelumnya bertugas sebagai protokol kementerian hukum dan HAM karena dianggap akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan tugas-tugas sebagai ajudan menteri. “Dan alhamdulilah hasilnya saya yang terpilih,” kenangnya.

Untuk tugas dan tanggungjawabnya, Fernanda menerangkan utamanya untuk melayani dan melindungi pimpinan dan keluarga, baik pada kegiatan kedinasan maupun kegiatan pribadi dalam segala aspek.

“Selain itu, melakukan koordinasi terhadap relasi-relasi pimpinan, baik perihal kedinasan maupun pribadi dan yang pastinya harus bisa menjaga segala informasi,” katanya.

Jam kerja Fernanda terbilang tinggi karena jika sedang bertugas, dimulai pada saat atas bangun tidur sampai kembali tidur, karena itu dia berusaha mengimbanginya dengan pola hidup sehat dan olahraga. Renang dan silat menjadi gerak badan pilihannya.

Di luar jam kerja, menghabiskan waktu bersama keluarga dengan cara liburan kerap dilakukan. Di saat itulah dia bisa santai dari rutinitas kerja sehari hari.

Belajar Seni Diplomasi

Pria penyuka film laga dan komedi ini merasa selama mendampingi Menkumham melaksanakan tugas kenegaraan ke negara lain, dirinya dapat melihat dan belajar seni diplomasi Menkumham dan para pemimpin negara lain.

Hal itu dirasa sangat berharga karena bisa menjadi bekal dasar untuknya meraih cita-cita yang lebih tinggi di kemudian hari.

“Saya selalu ingat pesan dari Pak Menteri bahwa kita harus memiliki cita-cita yang paling tinggi, dan pekerjaan yang saya jalani saat ini merupakan salah satu proses yang harus saya jalani untuk menggapai cita-cita tersebut,” katanya.

Jenius, adalah kesan Fernanda terhadap Menkumham. Dari atasannya tersebut, dia bukan cuma mempelajari seni berdiplomasi, tapi cara berfikir dan cara kerjanya.

“Juga cara beliau memperlakukan semua orang dengan baik,” ujarnya.

Selama bekerja sebagai ajudan Menkumham, Fernanda merasa mendapatkan pengalaman batin luar biasa hingga dia menyadari dalam hidup ini hendaknya kita jangan menyakiti orang lain, jangan mempersulit orang lain, bantulah orang lain, “Karena sepuluh ribu teman itu kurang, satu musuh terlalu banyak,” tandasnya. ***

Biodata:
Nama: Fernanda Eka Putra Sidabutar
Lahir: Mojokerto, 12 Juli 1992
Istri: Sekar Kinasih
Anak: Alesha Leandra Arundati
Pendidikan:
– SMA Negeri 2 Kota Bekasi
– Akademi Imigrasi (D3 – Angkatan 15)
– Universitas Tabanan (S1 Hukum)
– STIMA IMMI (S2 Magister Manajemen)
Musik : Soul, slow rock & jazz
Buku : Pengembagan diri dan motivasi
Menu : Ikan cakalang rica
Idola: Al Pacino (aktor), Larry King (penulis)

spot_img
- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU