Minggu, 26 April 2026
spot_img
spot_img
BerandaBeritaTanpa Kenal Libur, Lapas Terbuka Kendal Optimalkan Program Ketahanan Pangan

Tanpa Kenal Libur, Lapas Terbuka Kendal Optimalkan Program Ketahanan Pangan

Kendal – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus mengoptimalkan program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, meski dilakukan tanpa mengenal hari libur.

Sejak pagi, aktivitas telah berlangsung di area lahan pembinaan. Jajaran petugas bersama warga binaan melakukan perbaikan dan normalisasi saluran irigasi untuk memastikan distribusi air berjalan optimal ke seluruh area tanam.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian, terutama saat musim hujan yang berpotensi menyebabkan genangan air. Dengan saluran irigasi yang lebih baik, lahan yang sebelumnya tergenang diharapkan kembali produktif karena akar tanaman dapat tumbuh lebih leluasa dan kondisi pH tanah menjadi lebih stabil sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Selain itu, pengolahan lahan juga terus dilakukan secara bertahap pada area yang sebelumnya belum produktif agar siap ditanami komoditas unggulan.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan dalam bidang pertanian yang aplikatif dan berkelanjutan. Melalui pemanfaatan traktor yang dimiliki lapas, warga binaan juga dilatih mengoperasikan alat pertanian tersebut agar memiliki keterampilan yang bermanfaat.

Kebersihan area pertanian juga menjadi perhatian. Penataan lingkungan dilakukan secara rutin guna menciptakan kawasan yang rapi, sehat, dan produktif.

Kepala Lapas Terbuka Kendal menegaskan komitmen jajarannya untuk terus bergerak dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan.

“Tidak ada kata libur dalam upaya membangun kemandirian. Setiap hari adalah kesempatan untuk bergerak, memperbaiki, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Lapas Terbuka Kendal terus menunjukkan transformasi sebagai pusat pembinaan berbasis produktivitas. Program ketahanan pangan disebut tidak hanya berfokus pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kembali kehidupan warga binaan agar lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat. (Sal)

spot_img
- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU