spot_img
BerandaUncategorizedMenkeu Suahasil Ungkap Lima Aspek Kunci untuk Bawa Indonesia Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Ungkap Lima Aspek Kunci untuk Bawa Indonesia Jadi Negara Maju

Jakarta – Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan lima aspek kunci yang perlu diperkuat secara berkelanjutan untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju.

Kelima aspek tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, reformasi kelembagaan, reformasi struktural, serta menjaga stabilitas ekonomi dan kehidupan bermasyarakat.

Suahasil menyampaikan hal itu dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Aspek pertama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (human capital), terutama melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurut Suahasil, pembangunan harus berorientasi pada peningkatan kualitas manusia melalui berbagai program yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sumber non-APBN, serta keterlibatan masyarakat.

“Semua yang kita lakukan dari APBN, dari non-APBN, menggalang kekuatan masyarakat, pendidikan, kesehatan adalah kualitas sumber daya manusia harus kita perbaiki,” kata Suahasil.

Kedua, peningkatan kualitas modal fisik melalui pembangunan infrastruktur. Ia menilai pembangunan infrastruktur perlu mendapat pembiayaan negara, meskipun tidak seluruh investasi harus bersumber dari anggaran pemerintah.

Ketiga, reformasi kelembagaan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Suahasil menekankan pentingnya institusi yang memiliki tata kelola baik, menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta mampu beradaptasi dengan dinamika yang berkembang.

“Reformasi atas institusi menjadi satu prasyarat dari negara kalau mau menuju negara yang maju. Institusi harus menjadi governance-nya baik, mungkin berbagai macam cerita mengenai ESG secara institusi harus ESG,” ujarnya.

Keempat, reformasi struktural yang berkelanjutan, terutama dalam memperbaiki proses bisnis dan pola kerja antarlembaga.

“Struktural reform adalah soal bagaimana cara kita bekerja. Struktural reform adalah bagaimana keterkaitan antara satu institusi dengan institusi lain,” kata Suahasil.

Kelima, menjaga stabilitas, baik dalam perekonomian maupun kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, stabilitas menjadi salah satu prasyarat penting untuk mendukung Indonesia menuju negara maju.

“Stabilitas di dalam perekonomian, stabilitas di dalam kegiatan kita bermasyarakat, karena stabilitas ini adalah prasyarat yang sangat penting,” ujarnya dilansir dari antaranews.com. (Sal)

spot_img
- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU